Mandiri News Detail Portlet

Defisit APBN Triwulan I-2021 mencapai Rp 144,2 triliun

Defisit APBN Triwulan I-2021 mencapai Rp 144,2 triliun

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

April, 27, 2021 | Daily Economic Review: Defisit APBN Triwulan I-2021 mencapai Rp 144,2 triliun

 

Defisit APBN pada Triwulan I-2021 mencapai IDR144,2 triliun, atau 0,82% terhadap PDB.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021 sepanjang kuartal I-2021 sebesar Rp 144,2 triliun..

 

Belanja negara naik 15,6% pada Triwulan I-2021.

Dari sisi belanja negara, pada kuartal I-2021 tercatat sebesar Rp 523 triliun, tumbuh 15,6% yoy. Pencapaian ini didominasi oleh belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang tumbuh 41,2% yoy dan belanja pemerintah pusat melonjak 26% yoy.

 

Pemulihan ekonomi diprediksi akan terjadi mulai Triwulan II-2021.

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 sebesar 4,43% dan memperkirakan inflasi 2021 berada pada rentang 3±1%. Pemerintah saat ini masih berupaya untuk mengakselerasi penyaluran program PEN, mengingat saat ini ekonomi dalam negeri mulai memasuki fase pemulihan. (apw)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Download Document Media