Mandiri News Detail Portlet

Stabilitas Sistem Keuangan 4Q2017 dalam Kondisi Normal

Stabilitas  Sistem  Keuangan  4Q2017  dalam Kondisi  Normal

ECONOMIC REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

January, 24, 2018 | Daily Economic Review: Stabilitas Sistem Keuangan 4Q2017 dalam Kondisi Normal

Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang pertama tahun 2018 menyimpulkan bahwa stabilitas sistem keuangan pada 4Q2017 dalam kondisi normal.

Rapat yang dihadiri oleh anggota KSSK yaitu Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK dan Ketua Dewan Komisioner LPS, bertujuan untuk koordinasi dalam pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan. KSSK optimis bahwa stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap terkendali dalam mendukung momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, sejumlah tantangan baik dari domestik maupun eksternal berpotensi mempengaruhi stabilitas sistem keuangan.

Dari sisi domestik, tantangan yang dihadapi seperti dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap inflasi atau pengeluaran subsidi, aliran dana non-residen di pasar keuangan dan tingkat permintaan kredit yang belum sepenuhnya pulih. Selain itu juga terdapat kekhawatiran pasar terhadap kondisi politik menjelang Pilkada serentak tahun 2018 dan Pilpres 2019, dan perkembangan mata uang virtual (cryptocurrency) termasuk bitcoin.

KSSK akan terus mendorong sinergi kebijakan dan reformasi struktural yang diperlukan untuk memelihara dan mengantisipasi stabilitas sistem keuangan.

Komitmen tersebut tercermin dalam Rencana Kerja KSSK tahun 2018 yang meliputi pengkajian implementasi peraturan pelaksanaan UU PPKSK, pelaksanaan simulasi penanganan krisis sistem keuangan, operasionalisasi Sekretariat KSSK dan peningkatan kapasitas pegawai. Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mengantisipasi tantangan-tantangan tersebut, KSSK akan menyusun bauran kebijakan yang optimal antara kebijakan fiskal, moneter, makro dan mikro prudensial, termasuk di dalamnya menyangkut pasar keuangan. Bank Indonesia saat ini telah merilis beberapa kebijakan antara lain, pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) dan penyempurnaan kebijakan makroprudential. Seiring dengan komitmen pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, Tim Riset Ekonomi Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2018 sebesar 5,3%. (sp)

Unduh Dokumen Media