Mandiri News Detail Portlet

Pemberitaan Hari Ini - 9/3

Pemberitaan Hari Ini - 9/3

NEWS & RELEASE

Koran Kontan

Lima Bank Besar Semakin Dominan

Dominasi bank besar di industri perbankan dalam negeri semakin sulit dilawan. Tengok saja kinerja perbankan di tahun 2017.Lebih dari separuh perolehan laba industri perbankan mengalir dari bank-bank besar yang masuk bank umum kelompok usaha (BUKU) IV. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total laba industri perbankan mencapai Rp 131,16 triliun pada tahun lalu. Laba tersebut meningkat 23,11% dari tahun 2016. Sementara Bank Mandiri Tbk tercatat paling tinggi dari sisi pertumbuhan laba dibanding bank BUKU IV. Tahun lalu, bank plat merah ini membukukan pertumbuhan laba 53,1% menjadi Rp 20,01 triliun.

Investor Daily

Pembangunan Industri, Kunci Indonesia Menjadi Negara Maju

Seiring dengan bonus demografi yang mencapai puncak tahun 2030, Indonesia perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap pembangunan industri, termasuk memanfaatkan revolusi industri 4.0 (RI 4.0) untuk menggerakkan ekonomi nasional. Tanpa kemajuan industri, pemanfaatan revolusi industri 4.0, riset, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, ledakan jumlah usia produktif tidak bisa menjadi bonus demografi. Dendi Ramdani menyebut bahwa struktur penduduk Indonesia yang terdiri atas banyak orang muda karena Indonesia masih dalam periode bonus demografi, seharusnya menjadi sumber daya tenaga kerja yang bisa mendukung perkembangan industri. Namun dengan catatan, tingkat pendidikan dan keterampilannya dapat memenuhi tuntutan dunia industri. Oleh karenanya, pendidikan menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yang ada.

Media Indonesia

Dampak Penguatan Dolar AS Perlu di Waspadai

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjo negoro menilai pengutan dolar AS terhadap hampir seluruh mata uang di dunia, termasuk Indonesia, perlu di waspadai. Menurut Bambang, peryataan Gubernur Bank Sentral AS, The Fed, Jerome Powell menyebutkan AS perlu lebih agresif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Mengirim sinyal kepasar seluruh dunia sehingga dolar menguat. Bambang menekankan pemerintah harus mengantisipasi peotrnsi keluarnya srus modal (capital flow) dari negara berkembang kembali ke AS. “Yang challanging itu outflow. Saat ini indeks terkoreksi cukup lumayan, trading surat utang negara kita juga yieldnya naik. Tentu ini perlu kita waspadai,”. Bambang menuturkan meski nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, ketahan rupiah harus tetap di perkuat. Ia menyebutkan Bank Indonesia tentunya sudah mengantisipasi hal itu dengan melakukan intervensi. Namun lanjut Bambang, ketahanan rupiah perlu di perkuat tidak hanya secara operasional, tapi juga fundamental yakni dengan meningkatkan ekspor tidak hanya dari sisi barang, tapi juga dari sisi jasa yakni sektor pariwisata. “ dari sisi neraca jasa, kita juga punya ekspor jasa. Di situlah salah satu prioritas pemerintah yang memang tengah terus digencarkan, yaitu untuk bisa memperkuat rupaih secara permanen,” kata Bambang.

Investor Daily

BCA Cetak Laba Rp 23.31 Triliun

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan laba bersih konsilidasi sebesar Rp 23,31 triliun pada 2017, meningkatkan 13,15% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 20,60 triliun. Laba emniten berkode saham BBCA itu ditopang pendapatan bunga bersih ( net interst income/ NII) sebesar Rp 41,85 triliun, naik 4,1% secara tahunan (year on year). Penyumbang laninya adalah pendapatan berbasis komisi (fee base income) yang tumbuh 10,5% menjadi Rp 10,39 triliun seniali Rp 9,4 triliun.