Mandiri News Detail Portlet

Strategi Bank Indonesia Menjaga Stabilitas Rupiah

Strategi Bank Indonesia Menjaga Stabilitas Rupiah

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

Juli, 24, 2020 | Daily Economic Review: Strategi Bank Indonesia Menjaga Stabilitas Rupiah

 

Nilai tukar rupiah terhadap USD kembali menguat ke bawah level 14,800.

Seminggu terakhir, volatilitas rupiah cukup lebar berfluktuasi di antara level 14.300 - 14.800 per USD. Kontraksi perekonomian global terus berlanjut dan pemulihan ekonomi dunia dapat lebih lama, didorong oleh peningkatan kembali penyebaran COVID-19 di beberapa negara serta mobilitas pelaku ekonomi yang belum kembali normal sejalan dengan penerapan protokol kesehatan.

 

Bank Indonesia melanjutkan strategi operasi moneter.

Per 14 Juli 2020, Bank Sentral telah menambah likuiditas (quantitative easing) di perbankan sekitar IDR633 tn, termasuk penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) sekitar IDR155 tn dan ekspansi moneter sekitar IDR462 tn.

 

Akselerasi sinergi kebijakan moneter dan stimulus fiskal.

Sinergi kebijakan moneter dan stimulus fiskal dilakukan sebagai bagian upaya bersama untuk mempercepat implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi.

 

Kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai nilai fundamental dan mekanisme pasar akan terus dilanjutkan.

Tim riset ekonomi Bank Mandiri berasumsi dengan proses pemulihan ekonomi yang dapat terjadi pada 4Q20 jika kasus COVID-19 dapat melandai pada 3Q20 dan dengan kebijakan dovish dari Bank Sentral masih berlanjut tahun ini maka aliran dana asing dapat didorong masuk ke pasar domestik secara bertahap. Dengan demikian, nilai tukar rupiah dapat ditutup di kisaran 14.200 - 14.400 per USD pada akhir tahun 2020. (rep)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media