Mandiri News Detail Portlet

Cadangan Devisa Indonesia Menurun di Mei 2021

Cadangan Devisa Indonesia Menurun di Mei 2021

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

Juni, 9, 2021 | Daily Economic Review: Cadangan Devisa Indonesia Menurun di Mei 2021

 

Posisi cadangan devisa menurun sebesar USD2,4 miliar pada akhir Mei 2021.

Data Bank Indonesia (BI) terbaru menunjukkan cadangan devisa Indonesia sebesar USD136,4 miliar pada akhir Mei 2021 atau menurun USD2,4 miliar dari posisi akhir April 2021 yang mencapai USD138,8 miliar.

 

Penurunan cadangan devisa tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Selain itu, terjadi net outflow di pasar keuangan sebesar USD0,25 miliar pada Mei 2021, yang terdiri dari net outflow di pasar obligasi sebesar USD0,50 miliar dan net inflow USD0,25 miliar di pasar saham.

 

 

Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan Neraca Pembayaran (Balance of Payment/BoP) akan tetap surplus pada akhir 2021.

Kami memperkirakan surplus BoP Indonesia sekitar USD5 – 7 miliar di 2021, atau lebih tinggi dari surplus di 2020 yang hanya USD2,6 miliar. BoP surplus tersebut didukung oleh masuknya kembali aliran modal asing, baik dalam bentuk investasi portofolio maupun langsung dan proyeksi defisit neraca transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang tetap terkendali ditengah permintaan domestik yang cenderung menguat, khususnya pada semester kedua 2021.

 

Neraca transaksi finansial diprediksi akan mencatatkan surplus meskipun terjadi pelebaran CAD.

Kami memperkirakan CAD pada 2021 akan melebar seiring dengan pemulihan ekonomi, namun tetap dalam level yang terkendali. CAD diprediksi akan meningkat dari -0,41% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di 2020 menjadi -1,88% terhadap PDB. (abs)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media