Mandiri News Detail Portlet

Tinjauan BI Mengenai Kondisi Ekonomi Indonesia di 2Q20

Tinjauan BI Mengenai Kondisi Ekonomi Indonesia di 2Q20

ECONOMIC REVIEW

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

 

Juni, 24, 2020 | Daily Economic Review: Tinjauan BI Mengenai Kondisi Ekonomi Indonesia di 2Q20

 

Kondisi pasar keuangan mulai stabil meski aktivitas ekonomi global menurun drastis.

Kontraksi volume perdagangan dunia dan penurunan harga komoditas di 2Q20 tidak sebesar yang diprakirakan sebelumnya sebab ekonomi Tiongkok mulai menunjukkan perbaikan setelah Tiongkok membuka kembali kegiatan ekonominya di Maret 2020. Relaksasi pembatasan kegiatan ekonomi juga sudah mulai dilakukan oleh beberapa negara dengan tingkat penyebaran COVID-19 yang melandai pada bulan terakhir di 2Q20.

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan menurun cukup signifikan di 2Q20.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi (dua komponen pembentuk PDB terbesar di Indonesia) diprediksi melambat akibat diberlakukannya kebijakan PSBB.

 

Respons kebijakan BI tetap akomodatif untuk mendukung penguatan pemulihan ekonomi.

BI menegaskan akan terus menerapkan bauran kebijakan guna memitigasi risiko dampak COVID-19 pada perekonomian. BI juga akan akan terus bersinergi erat dengan Pemerintah dan KSSK untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta pemulihan ekonomi nasional.

 

Outlook ekonomi Indonesia oleh BI sejalan dengan proyeksi ekonomi Tim Riset Bank Mandiri.

Kami memprakirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh stagnan, atau hanya sebesar 0,02% di 2020. Untuk 2Q20, kami memprediksi ekonomi Indonesia akan terkontraksi sebesar -3,44% yoy. (fr)

 

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media