Mandiri News Detail Portlet

PMI manufaktur Indonesia berada di posisi 43,7 pada Agustus 2021

PMI manufaktur Indonesia berada di posisi 43,7 pada Agustus 2021

DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri

 

September, 13, 2021 | Daily Economic ReviewPMI manufaktur Indonesia berada di posisi 43,7 pada Agustus 2021

 

Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia dari IHS Markit tercatat di posisi 43,7 pada Agustus 2021.

Posisi ini meningkat dibandingkan dengan Juli 2021 yang berada di 40,1. Namun begitu, posisi PMI Indonesia sejak bulan Juli 2021 masih berada di zona kontraktif yaitu PMI lebih rendah dari 50.

 

Keadaan di sektor manufaktur memburuk di bulan Agustus 2021.

Menurut laporan dari IHS Markit, kondisi output, permintaan baru, pembelian bahan baku, dan waktu pengiriman memburuk di bulan Agustus 2021 dengan tingkat kontraksi yang lebih rendah dibandingkan Juli 2021.

 

Selain Indonesia, PMI negara lain di ASEAN juga berada di zona kontraktif.

Kemunculan gelombang COVID-19 varian delta di sejumlah negara ASEAN juga berdampak pada penurunan PMI ke zona kontraktif. Adapun negara-negara ASEAN lain yang tercatat berada di zona kontraktif pada bulan Agustus 2021 adalah Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam di mana masing-masing mencatatkan nilai PMI sebesar 48,3, 46,4, 43,4, dan 40,2.

 

PMI manufaktur akan mengalami perbaikan seiring dengan kembalinya aktivitas ekonomi akibat keberhasilan penenganan kasus varian delta.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kami memperkirakan PMI manufaktur Indonesia akan pulih relatif lebih cepat dibandingkan negara ASEAN lainnya. (aa)

 

Untuk informasi yang lebih lengkap, Report tersebut dapat Bapak/Ibu unduh pada website kami melalui link berikut ini:

Unduh Dokumen Media